Konosuke Matsushita adalah seorang mantan buruh pabrik lampu ketika ia mendirikan Matsushita Electronic Industry yang sukses mengibarkan merk National dan Panasonic. Begitu juga halnya dengan Sony Corp. Awalnya perusahaan ini hanya sebuah showroom kecil di Tokyo. Tetapi apa yang membuat kedua perusahaan ini menjadi besar ?
Kreatifitas adalah kunci keberhasilan mereka. Samsung misalnya, perusahaan yang pada awalnya hanya memproduksi TV hitam putih untuk Sony, kini telah berkembang menjadi produsen TV plasma terbesar di dunia, juga karena mereka mengembangkan kreatifitasnya.
Rance Crain, mendefinisikan kreatifitas sebagai, "Cara melihat yang baru atas benda-benda dan konsep-konsep yang biasa. Intinya adalah melihat segala sesuatu dengan cara yang baru. Dan untuk itu, anda mungkin harus sedikit mengubah cara anda bekerja. Perbedaannya bukan terletak pada apa yang anda lakukan melainkan pada proses pemikiran atas hal-hal kecil yang biasa dengan cara yang berbeda, mau tidak mau cara tersebut akan membawa ke pemikiran terhadap hal-hal yang lebih besar dan lebih penting."
Thomas Alfa Edison yang harus mencari nafkah dengan menjual koran, menghabiskan beberapa jam setiap harinya untuk berpikir kreatif. "Jenius itu 1 persen karena inspirasi dan 99 persen hasil keringat," Ujarnya. Tanpa 1 persen inspirasi, kita tidak pernah dapat bertahan melainkan hanya tetap sebagai seorang yang berbakat.
Kita adalah hasil dari keturunan, lingkungan, tubuh, pikiran sadar dan bawah sadar, pengalaman, dan lain-lain. Tetapi ingatlah bahwa kita mempunyai kekuatan potensial untuk mewujudkan, menggunakan, mengendalikan dan menyelaraskan semuanya.
Tanpa memandang siapakah diri kita sekarang atau siapakah kita di masa lalu, kita mempunyai kekuatan potensial untuk mencapai keinginan kita. Tentu kalau kita bersedia meluangkan waktu.
Kita harus dapat mendisiplinkan diri untuk dapat meluangkan waktu kita paling tidak 1 jam sehari untuk berpikir kreatif dan memusatkan pikiran kita pada tujuan-tujuan utama hidup kita dan membuang pikiran-pikiran yang tidak berguna. Hanya dengan berkonsentrasi yang penuh maka kita dapat menghasilkan sesuatu yang lebih besar.
Adalah Dr. Elmer Gates yang berhasil mengembangkan sebuah metode untuk membuka visi kreatifnya yang disebut "Duduk Memikirkan Gagasan". Bila ia ingin memecahkan suatu masalah, ia duduk di dalam kamar kedap suara yang ia rancang khusus untuk keperluan ini lalu ia duduk di depan sebuah meja dengan selembar kertas dan pensil lalu ia mematikan lampu.
Setelah itu ia memusatkan pikirannya pada masalahnya dan menunggu sampai mendapatkan pemecahannya. Kadang sebuah gagasan datang mengalir dengan cepat, kadang-kadang lambat, bahkan kadang-kadang tidak datang sama sekali. Tetapi Gates berhasil menyaring dan menyempurnakan lebih dari 250 hak patennya dengan menggunakan metode itu.
Gates telah mengalahkan Thomas Alfa Edison dalam hal memegang hak paten. Ia memegang 2 kali lebih banyak hak paten dibandingkan dengan Thomas Alfa Edison dan menjadi seorang konsultan dengan bayaran tinggi untuk para pemimpin industri saat itu.
Dalam buku Higher Creativy; Liberating the Unconscious for Breakthrough Insight, Williams Harman Ph.D. dan Howard Rheingold mengusulkan metode 4 langkah untuk menggali kekuatan bawah sadar yang kreatif :
- Gunakanlah visualisasi dan penggambaran.
- Buatlah program dan programkanlah kembali pengolah gagasan bawah sadar.
- Upayakan relaksasi untuk membuka saluran.
- Gunakanlah impian anda.
Maka gunakanlah kreatifitas kita untuk menghasilkan perubahan dalam hidup kita guna mencapai kehidupan yang lebih baik khususnya dalam pengembangan jaringan NASA. Selamat mencoba dan berkreatif ria. (Dari berbagai sumber)
Sumber : Buletin Natural, PT. Natural Nusantara, Ed. 16/Februari/2006.