Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Makrofag

Edisi 0.1
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Makrofag adalah sel radang berupa monosit yang terdapat dalam eksudat dan jaringan penyambung sebagai pembersih dalam darah dan seluruh jaringan tubuh.

Sinonim :

Gambar Makrofag

Makrofag (educalingo.com)


loading...

Penjelasan

  1. Makrofag adalah sel radang yang akan dikeluarkan saat tubuh mengalami luka radang.
  2. Makrofag terdapat dalam eksudat dimana makrofag sebagai komponen penting.
  3. Makrofag didalam jaringan penyambung tersebar luas dalam tubuh sebagai bagian sistem retikuloendotelial dalam keadaan normal.

Jenis

Fungsi

Sangat mirip dengan fungsi neutrofil PMN
  • bergerak aktif memberi respon terhadap stimulasi kemotaksis atas peranan sitokin
  • fagosit aktif yaitu mampu mematikan dan mencerna berbagai agen dan benda asing

Ciri-Ciri

Makrofag berbeda dengan neutrofil
  • siklus hidup makrofag lebih panjang yaitu berminggu-minggu sampai berbulan-bulan dalam jaringan sedangkan neutrofil berumur lebih pendek.
  • makrofag dapat mengalami perubahan bentuk yang menghasilkan sel epiteloid dan giant cell

Penyakit

demam tifoidGambar Demam Tifoid : makrofag akan memfagosit kuman yang berkembang biak di lamina propria usus halus; kuman juga berkembang biak dalam makrofag, dibawa ke lempeng peyer di ileum distal, menuju limfonodus mesenterika kemudian terakhir melalui duktus torasikus lalu masuk ke dalam sirkulasi darah menuju sistem retikuloendotelial sehingga terjadilah first bacteremia (bakteriemia primer). Makrofag yang membawa kuman dalam darahGambar Darah akan menyebar ke seluruh organ terutama hati, limpa, sumsum tulang, kantung empedu dan ginjal. Kuman akan melepaskan diri dari makrofag setelah masuk ke dalam organ. Makrofag yang sudah teraktivasi akan memfagositosis kuman yang masuk kembali dari usus lalu melepaskan mediator inflamasi kemudian muncullah gejala sistemik inflamasi. Terjadi hiperplasia jaringan di dalam plak peyer ileum karena makrofag yang hiperaktif lalu menyebabkan erosi dan lepasnya kerak ulkus dari pembuluh darah sehingga terjadi perdarahan usus dan perforasi usus.

Referensi

  1. Dr. Supartuti, M.Kes. Peradangan. Politeknik Kesehatan Yogyakarta. Departemen Kesehatan. www.academia.edu

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR


loading...

A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 5/09/20