|
|
Produk Nasa Bantu Atasi Kurang Gizi
|
Belum lepas dari ingatan kita mengenai peristiwa kelaparan & kurang gizi yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Kurang gizi tidak pandang bulu, dapat terjadi pada semua kelompok umur, mulai dari bayi & balita, anak-anak, remaja serta orang dewasa.
Hal yang paling menyedihkan adalah yang terjadi pada bayi dan balita karena kelompok umur tersebut sangat membutuhkan suplai gizi yang memadai untuk tumbuh kembang dan pembentukan otaknya.
Kurang gizi pada bayi, balita & anak-anak dapat terjadi dalam beberapa bentuk, yaitu kurang energi, kurang protein, kurang energi & protein (KEP). Hal ini memang berkaitan dengan jumlah konsumsi makanan sehari-hari.
Kurang energi dan protein disebabkan : rendah konsumsi sumber energi (makanan pokok), rendah konsumsi protein (lauk-pauk), berlebihan mengkonsumsi protein (terutama yang tinggi lemak), tidak diimbangi kecukupan vitamin dan mineral.
Protein (dibentuk oleh rangkaian asam amino), berfungsi membentuk sel-sel saraf otak, termasuk penghantar saraf (neurotransmitter). Dalam kaitannya dengan pembentukan otak, kurang gizi dapat menyebabkan otak tidak berkembang (atrofi otak), penurunan jumlah sel-sel saraf, dan kerusakan lemak otak.
Vitamin / mineral berfungsi membantu pembentukan neurotransmitter, membantu aktivitas neurotransmitter, membantu melindungi neurotransmitter. Kurang gizi dapat menyebabkan jumlah neurotransmitter berkurang dan terjadi kegagalan fungsi neurotransmitter.
Produk kesehatan NASA, yaitu Lecithin dan Asam Amino Evolution dapat membantu mencegah dan membantu rehabilitasi dari pasien kurang gizi. Lecithin memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lengkap sedangkan Asam Amino Evolution memiliki kandungan protein (asam amino essensial & non essensial).
Jadi untuk menjaga jangan sampai anak-anak kita mengalami kekurangan gizi, gunakan produk kesehatan NASA setiap hari sesuai anjuran.
Update : Makassar, 4 April 2007
Sumber : Buletin Natural, PT. Natural Nusantara, Ed. 16/Pebruari/2006
|
|