Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Tinea Imbrikata

Edisi 0.1
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Tinea imbrikata adalah dermatofitosis kronik rekuren pada badan, tungkai dan lengan karena infeksi trichophyton concentricum.
Sinonim : tinea imbricate | Kompetensi ? | Laporan Penyakit ? | ICD X : B.35.5

Gambar Tinea Imbrikata

Tinea Imbrikata (infokulitkelamin.blogspot.com)



Penjelasan

Tinea imbrikata pada badan (trunkus), tungkai dan lengan sebagai salah satu varian dari tinea corporis.

Epidemiologi

  • endemi di wilayah tertentu di Indonesia antara lain papua, sulawesi, sumatra dan pulau-pulau bagian tengah Indonesia Timur terutama pada masyarakat terasing

Penyebab

  • kerentanan terhadap penyakit ini diduga diturunkan secara genetik dengan pola penurunan autosomal resesif

Diagnosis

  • lingkaran-lingkaran konsentris pada kulit terdiri atas lesi papuloskuamosa, dengan stratum korneum yang lepas sisi bebasnya menghadap ke arah dalam lesi, sehingga tampak tersusun seperti genting
  • rasa gatal tidak menonjol pada keadaan kronik

Penatalaksanaan

  • relatif sukar diobati dan sering kambuh selama pasien berada dilingkungan yang terkontaminasi jamur penyebab misalnya lantai rumah, alat tidur, baju, dsb
  • griseofulvin micronized 500 mg per hari dapat menolong tetapi kekambuhan sangat tinggi dan cepat terjadi
  • itrakonazol 100-200 mg per hari selama 4 minggu
  • terbinafin 250 mg per hari selama 4 minggu
  • dosis perlu disesuaikan pada anak-anak

Diagnosis Banding

Referensi

  1. dr. Emmy S. Sjamsoe Daili, SpKK(K), dr. Sri Linuwih Menaldi, SpKK(K), dr. I Made Wisnu, SpKK(K). Penyakit Kulit Yang Umum Di Indonesia : Sebuah Panduan Bergambar. Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta. 2005. Hal. 31.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 7/04/22