Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Pasien

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Pasien adalah penderita yang menampakkan gejala dan tanda dari suatu penyakit serta menerima perawatan medis atau terapi di fasilitas kesehatan.

Sinonim : korban, orang sakit, patient, penderita, pengidap

Gambar Pasien

Pasien (mukisi.com)



Penjelasan

Pasien adalah penderita yang menampakkan gejala penyakitGambar Gejala Penyakit (dikenali melalui anamnesis) dan tanda (diketahui dengan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang) dari suatu penyakit namun dapat pula berperan sebagai karier yang tidak menampakkan gejala.
Pasien menerima perawatan medis atau terapi dari tenaga kesehatan baik medis (seperti dokter) maupun paramedis (misalnya perawat dan bidan).

Diagnosis

Patologi

Gejala Penyakit


BAB berdarahGambar BAB Berdarah : cara melakukan diagnosis diantaranya dengan melihat langsung feses pasien atau foto rontgen dengan kontras barium dimana dokter akan meminta pasien meminum cairan kontras atau pewarna berbahan barium; barium akan membantu dokter untuk melihat saluran pencernaan lebih jelas dalam foto rontgen.

Penyakit


apendisitis akutGambar Apendisitis Akut : pasien datang dengan pinggul tertekuk dan jika kita coba meluruskannya maka akan terasa nyeri perut pada perut bawah bagian kanan (psoas sign); nyeri abdomen pada perut bawah bagian kanan akan meningkat jika pasien melakukan rotasi pinggang (obturator sign); nyeri testis kanan bawah saat penderita batuk (dunphy sign).
pneumoniaGambar Pneumonia : pasien harus dirawat di rumah sakit pada keadaan berat untuk mendapat perawatan seperti cairan intravena bila sangat sesak, oksigen dan sarana perawatan lainnya. Berikan eritromisin bila penderita memiliki riwayat alergi terhadap golongan penisilin atau bila diduga penyebabnya mikoplasma (batuk kering).

Farmakologi

Pengobatan Medis


Obat


salbutamolGambar Salbutamol : hati-hati jika diberikan pada penderita hipertensi kecuali untuk pasien penyakit jantung atau tekanan darah tinggi yang menyertai kejang bronkus karena bekerja lebih lama dan lebih aman daripada isoprenalin karena efek stimulasi salbutamol terhadap jantung lebih kecil.

Istilah

Referensi

  1. Dr. Med. Ahmad Ramali, K. St. Pamoentjak dan dr. Hendra T. Laksman. 1994. Kamus Kedokteran : Arti dan Keterangan Istilah. Cet. 19. Jakarta : Djambatan. Hal. 97.
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline Versi 1.5

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 10/06/21