Home Klinik Kedokteran

Abses

Edisi 0.5
Oleh : dr. Asep Subarkah, S. Ked.


Pengertian

Abses adalah tumor non neoplasma, luka kotor dan ruam primer berupa bisul-bisul besar berdiameter >0,5 cm berisi nanah didalam jaringan berongga atau organ karena infeksi.
Sinonim : abscess, bisul | Kompetensi : ? | Laporan Penyakit : ? | ICD X : L.02.9

Gambar Abses

Abses (nhs.uk)



Penjelasan

Abses adalah ruam primer (ruam) berupa bisul-bisul besar sedangkan pustula berupa bisul-bisul kecil di kulit (kutis/subkutis).

Penyebab

  • tanda penyakit
  • efek samping obat

Abses Pada Penyakit


Penyakit Lain


Abses Karena Obat


Jenis

  • abses kronis

Penyakit Non Spesialistik


Patofisiologi

  • cenderung meluas dengan pencairan, merusak struktur lain yang dilalui, membentuk lubang dan resistensi terhadap penyembuhan

Abses Hati Piogenik


abses hati piogenikGambar Abses Hati Piogenik : bakteri dapat mencapai hati melalui vena porta; terjadi pileflebitis perifer disertai pernanahan dan trombosis karena infeksi pelvis dan infeksi gastrointestinal (seperti appendisitis, diverticulitis, disentri basiler, hemoroid yang terinfeksi dan abses perirektal).

Apendisitis Akut


apendisitis akutGambar Apendisitis Akut : pembentukan abses bila proses berjalan lambat kemudian omentum & usus yang berdekatan bergerak cepat ke arah apendiks vermiformis lalu membendung daerah apendiks vermiformis hingga timbul suatu massa lokal (disebut infiltrate apendikularis).
peradangan apendiks vermiformis (massa periapendikular) yang mengandung nekrosis jaringan dalam abses, dapat mengalami perforasi intestinal & gangren atau bisa pula menghilang; abses menjadi perforasi intestinal biasanya terjadi dalam 24-36 jam; jika tidak terbentuk abses maka apendisitis akut akan sembuh dan massa periapendikular menjadi tenang lalu terurai secara lambat.

Perforasi Usus


perforasi ususGambar Perforasi Usus : dapat berlanjut menjadi peritonitis bakterial karena kebocoran dinding usus kemudian terlepasnya sebagian isi usus seperti udara dan bakteri masuk ke dalam rongga peritoneum abdomen lalu akan merangsang masuknya berbagai sel inflamasi akut; efek osmotik & pergeseran cairan lebih banyak ke lokasi abses lalu diikuti pembesaran abses pada perut.

Penyakit Lain


Farmakologi

  • heroin : abses merupakan salah satu efek jangka panjang heroin

Diagnosis

Area setempat yang mengalami abses akan meradang dengan tanda :
apendisitis akutGambar Apendisitis Akut : abses apendikuler terasa nyeri selama 3-4 hari (masa pembentukan abses) pada fossa iliaka kanan; appendisitis infiltrat atau adanya abses apendikuler terlihat dengan adanya penonjolan di perut bawah bagian kanan (area fossa iliaka); abses dapat teraba seperti massa yang fixed & memiliki tepi atas pada palpasi dengan disertai nyeri tekan.

Penatalaksanaan

  • pembedahan : mengosongkan abses sehingga ruang yang sebelumnya berisi nanah akan mengecil dan sembuh
  • antibiotik : antibiotik dalam darah sulit masuk ke dalam abses
  • apendisitis akut : pemberian antibiotik post operatif diteruskan selama 24 jam bila tanpa komplikasi, diteruskan 5-7 hari jika terjadi apendisitis ruptur/dengan abses, diteruskan sampai 7-10 hari bilamana terjadi apendisitis ruptur dengan peritonitis difus.

Penyembuhan

  • penyembuhan akan berlangsung lebih cepat bila isi abses dapat dikeluarkan
  • abses kecil akan diorganisasi dan menjadi jaringan ikat
  • abses besar hanya sekitarnya akan diorganisasi dan menjadi jaringan ikat
  • apendisitis akut : jika tidak terbentuk abses maka apendisitis akut akan sembuh dan massa periapendikular menjadi tenang lalu terurai secara lambat.

Referensi

  1. Dr. Med. Ahmad Ramali, K. St. Pamoentjak dan dr. Hendra T. Laksman. 1994. Kamus Kedokteran : Arti dan Keterangan Istilah. Cet. 19. Jakarta : Djambatan. Hal. 2.
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline Versi 1.5
  3. dr. Sani Rachman. 2009. Patofisiologi Kelainan Kulit. sanirachman.blogspot.co.id. Akses 11 Juli 2023.
  4. Dr. Supartuti, M.Kes. Peradangan. academia.edu. Akses 30 Desember 2018.
  5. Anonim. Ruam Kulit. ocw.usu.ac.id. Akses 4 Agustus 2019.

ARTIKEL TERBARU


| Apendisitis | Kocher Sign | Sitkovsky Sign | Edema Mukosa | Blumberg Sign | Multivitamin | Ruam | Ruam Sekunder | Vitamin | Tuberkulosis Primer |


ARTIKEL FAVORIT


| Eksudat Fibrinosa | Vulnus Excoriatum | Neoplasma In Situ | Meteorismus | Ekstremitas Bawah | Eksudat | Krusta | Rectal Toucher | Sistem Retikuloendotelial | Kocher Sign |


SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 5/03/24