Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

BBLR

Edisi 0.1
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan lebih rendah (<2,5 kg) daripada berat badan bayi rata-rata (>2,5 kg) terutama karena kelahiran prematur sehingga memiliki tubuh lebih kurus, lemak tubuh lebih sedikit dan ukuran kepala lebih besar daripada ukuran tubuh lainnya.

Sinonim : Berat Badan Lahir Rendah

Gambar BBLR

BBLR (bidanku.com)



Penjelasan

BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan lebih rendah yaitu <2,5 kg sedangkan berat badan lahir sangat rendah yaitu <1,5 kg.
BBLR terutama karena prematurGambar Prematur. Juga bisa disebabkan IUGR, komplikasi selama kehamilan (misalnya tekanan darah tinggi), janin dengan penyakit bawaan, bayi kembar atau masalah ibu hamil (misalnya usia ibu <15 tahun, mengalami malnutrisi asam folat, protein & karbohidrat, menggunakan napza, minum alkohol atau memiliki masalah emosi selama kehamilan).

Epidemiologi

  • Badan Litbang Kementrian Kesehatan Indonesia pada tahun 2014 memiliki data sekitar 10% bayi lahir dengan berat badan rendah dan jumlah paling banyak terjadi di Sulawesi Tengah yaitu 17%.

Penyebab

  • prematur : penyebab terbanyak BBLR; BBLR karena kelahiran prematur akibat janin tidak mengalami pertumbuhan pesat pada kehamilan trimester akhir sehingga bayi lahir cenderung memiliki berat badan rendah dan tubuh kecil.
  • IUGR
  • BBLR karena komplikasi selama kehamilan misalnya ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi.
  • janin menderita kondisi medis (penyakit) bawaan.
  • BBLR karena bayi kembar akibat tidak banyak ruang dalam rahim untuk kedua janin.
  • kehamilan : usia ibu hamil <15 tahun, mengalami malnutrisi (kekurangan asam folat, protein dan karbohidrat), menggunakan napza, minum alkohol atau memiliki masalah emosi selama kehamilan.

Diagnosis

Gejala Penyakit


  • berat badan lahir yang lebih rendah dari bayi normal yaitu <2,5 kg.
  • lebih kurus.
  • memiliki lemak tubuh yang lebih sedikit.
  • memiliki ukuran kepala yang lebih besar daripada ukuran tubuh lainnya.

Bayi BBLR + Prematur


  • hipoglikemia
  • memiliki masalah dalam menyusu.
  • memiliki hambatan dalam menaikkan berat badan.
  • kesulitan untuk mempertahankan suhu tubuh agar tetap hangat pada temperatur yang normal.
  • memiliki terlalu banyak sel darah merah yang membuat darah terlalu kental (polisitemia).

Pemeriksaan Penunjang


dokterGambar Dokter kandungan : dokter kandungan dapat memperkirakan BBLR sejak masa kehamilan; dokter mengamati perkembangan ukuran & berat badan janin dalam rahim melalui USG kehamilan lalu membandingkannya dengan usia kehamilan saat pemeriksaan kehamilan rutin.

Penatalaksanaan

bayiGambar Bayi : jika bayi BBLR mengalami komplikasi seperti paru-paru belum matang atau masalah usus maka rawat di ruang perawatan intensif neonatal (NICU); bayi dibaringkan di tempat tidur yang suhunya telah diatur dan memberikan susu dengan teknik & alat khusus; bayi baru diperbolehkan pulang setelah komplikasi teratasi dan ibunya dapat memberikan ASI secara normal.
  • hampir seluruh bayi BBLR memerlukan perawatan di rumah sakit setelah lahir; penanganan dapat dilakukan sesuai dengan usia kehamilan, kondisi kesehatan dan respons bayi terhadap pengobatan atau prosedur tertentu.
  • dokter biasanya akan menyarankan metode kangguru untuk merawat bayi prematur atau bayi yang berat badan lahirnya rendah (BBLR).
  • dokter sangat menganjurkan pemberian ASI karena dapat mendukung pertumbuhan dan kenaikan berat badan bayi BBLR; jika ibunya tidak bisa memberikan ASI maka bayi dapat diberikan ASI dari donor.

Komplikasi

  • rentan sakit atau mengalami infeksi.
  • berisiko mengalami keterlambatan perkembangan motorik atau kemampuan dalam belajar.
  • gangguan perkembangan (kematangan) paru-paru atau organ lainnya.
  • masalah pernapasan seperti sindrom gangguan pernapasan bayi.
  • masalah neurologis seperti perdarahan di dalam otak.
  • masalah gastrointestinal seperti necrotizing enterocolitis.
  • kematian mendadak.

Prognosis

kelahiranGambar Kelahiran : bayi BBLR yang mengalami kelahiran tanpa komplikasi dapat mengejar ketertinggalan pertumbuhan seiring waktu namun kebanyakan berisiko mengalami berat badan berlebih (obesitas), dapat menderita diabetes, tekanan darah tinggi & penyakit jantung pada saat dewasa dan mengalami keterlambatan perkembangan mental.

Referensi

  1. dr. Tjin Willy. 2018. Berat Badan Lahir Rendah : Gejala, Penyebab dan Mengobati. alodokter.com. Akses 9 September 2020.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 28/07/21