Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Skrofuloderma

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Skrofuloderma adalah jenis tuberkulosis kutis multibasiler & endogen berupa lesi dan berasal dari infeksi kelenjar limfe (tersering), tulang (tuberkulosis tulang), sendi dibawah kulit & epididimis (tuberkulosis epididimis).
Sinonim : tuberculosis colliquativa cutis

Gambar Skrofuloderma

Skrofuloderma (drofidwiantoro.blogspot.com)



Penjelasan

Skrofuloderma adalah jenis tuberkulosis kutis yang terbanyak pada anak-anak dan di negara tropis termasuk Indonesia (84% di RSCM).
Skrofuloderma berupa lesi (ruam) unilateral atau bilateral di ekstremitas & badan biasanya disertai tuberkulosis di tulang jari tangan, sendi, sternum & tulang kosta.
Skrofuloderma berasal dari infeksi kelenjar limfe (tersering) disebut limfadenitis tuberkulosis.

Epidemiologi

  • golongan usia skrofuloderma tersering anak-anak, remaja dan lanjut usia

Patofisiologi

Diagnosis

Skrofuloderma harus dipikirkan bila ditemukan lesi merah kebiruan, bengkak dan berbentuk luka borok. Gambaran histopatologi berupa tuberkel granuloma, dikelilingi tepi nekrosis, netrofil, eosinofil.

Lesi


  • lesi skrofuloderma awalnya berupa pembesaran beberapa kelenjar limfe yang tidak nyeri tanpa tanda radang akut, kemudian makin banyak kelenjar limfe yang membesar dan berkonfluensi
  • selain limfadenitis terjadi juga periadenitis yang menyebabkan perlekatan kelenjar limfe dengan jaringan sekitarnya
  • kelenjar tersebut akan mengalami perlunakan menjadi lunak dan kenyal (abses dingin)
  • abses dapat pecah dan membentuk fistel kemudian menjadi ulkus yang memanjang dan tidak teratur
  • kulit di sekitar ulkus berwarna merah kebiruan, dinding ulkus bergaung, dasar ulkus berupa jaringan granulasi tertutup oleh pus seropurulen, jika mengering akan terbentuk krusta berwarna kuning
  • ulkus dapat sembuh menjadi sikatriks yang memanjang dan tidak teratur
  • diantara sikatriks terdapat jembatan kulit yang bentuknya seperti tali

Tempat Predileksi


Tempat predileksi terutama pada daerah yang banyak mengandung kelenjar limfe superfisial yaitu leher (submandibula, preaurikular, postaurikular, oksipital, daerah parotis, supraklavikula), ketiak, dan lipat paha (inguinal), juga di daerah subklavikula, ekstremitas dan badan.

Diagnosis Banding

  • sporotrichosis
  • hidradenitis supurativa
  • limfogranuloma venereum

Referensi

  1. Johnny Nurman, Darmawan B. Setyanto. Skrofuloderma pada Anak : Penyakit yang Terlupakan ? Sari Pediatri, vol. 12, No. 2, Agustus 2010.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 5/04/22