Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Nefrolitiasis

Edisi 0.3
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Nefrolitiasis adalah jenis penyakit ginjal berupa batu ginjal karena kekurangan cairan dan/atau kekurangan bahan pencegah endapan kristal dengan manifestasi klinis kolik saat kencing, edema dan hematuria.

Sinonim : batu ginjal, litiasis renalis, nephrolithiasis, penyakit batu ginjal, urolitiasis

Gambar Nefrolitiasis

Nefrolitiasis


loading...

Penjelasan

  1. Nefrolitiasis berupa batu ginjal terbentuk dari penimbunan, pengerasan dan kristalisasi garam & mineral dalam darah yang tidak tersaring.

Epidemiologi

  • terbanyak pada usia 30-60 tahun
  • sekitar 10% wanita dan 15% pria pernah menderita batu ginjal
  • prevalensi penderita usia diatas 15 tahun kira-kira sebanyak 0,6% dari penduduk Indonesia
  • letak batu biasanya di bagian pelvis renal

Jenis

Penyebab

2 faktor etiologi nefrolitiasis :
  • kadar zat-zat limbah jauh lebih banyak daripada cairan pelarut
  • ginjal kekurangan bahan pencegah endapan kristal
15 faktor risiko nefrolitiasis :

Patofisiologi

  • Garam & mineral dalam darah yang tidak tersaring ginjal karena urin mengandung terlalu banyak garam, garam-garam yang hanya sedikit larut atau tidak larut sama sekali.
  • urin tampak keruh (kecoklatan atau kemerahan) karena terjadi perdarahan saat batu ginjal melewati saluran kemih.

Diagnosis

3 dasar diagnosis nefrolitiasis :
  • anamnesis : riwayat penyakit, faktor risiko, gejala
  • pemeriksaan fisik : tanda penyakit
  • pemeriksaan laboratorium : pemeriksaan urin, pemeriksaan darah
  • pemeriksaan penunjang : USG, rontgen, CT scan (paling akurat), intravenous urogram (IVU)

Anamnesis


Bila ukuran batu masih sangat kecil maka biasanya pasien tidak merasakan gejala batu ginjal dan mudah keluar dari tubuh secara alami melalui ureter.

Jika ukuran batu lebih besar daripada diameter ureter maka gejala batu ginjal baru dapat terasa.
12 gejala nefrolitiasis :

Pemeriksaan Fisik


3 tanda nefrolitiasis :

Pemeriksaan Laboratorium


2 tujuan pemeriksaan urin :
  • mengetahui keberadaan infeksi saluran kemih yang berhubungan dengan batu ginjal
  • membantu dokter mengenali jenis batu ginjal jika sampel urin mengandung serpihan batu
2 tujuan pemeriksaan darah :
  • mengetahui kadar zat-zat tertentu yang berpotensi menyebabkan batu ginjal (misalnya kadar kalsium, asam urat)
  • memastikan fungsi ginjal masih baik atau telah rusak

Pemeriksaan Penunjang


2 tujuan pemeriksaan penunjang :
  • memastikan keberadaan batu ginjal
  • menentukan posisi batu ginjal secara tepat dan akurat

Rawat Inap


6 indikasi rawat inap :
  • rasa sakit yang parah
  • hamil
  • muntah sampai dehidrasi
  • usia diatas 60 tahun
  • hanya memiliki 1 ginjal
  • nyeri bertambah parah meskipun telah diberikan obat pereda nyeri

Penatalaksanaan

2 jenis penatalaksanaan nefrolitiasis :
Penatalaksanaan nefrolitiasis terapi medis tergantung pada ukuran batu ginjal :
  • ukuran kecil atau menengah (diameter < 0,6 cm) dan belum menyumbat saluran kemih : tanpa operasi, minum air 2-3 liter per hari, obat anti nyeri (paracetamol, ibuprofen, obat anti inflamasi non steroid), obat penghambat alfa, obat antiemetik
  • ukuran besar dan menyumbat saluran kemih (diameter 0,6 cm atau lebih) : menggunakan instrumen untuk menghancurkan batu ginjal (energi laser, ultrasound, operasi)
4 jenis instrumen :
Bedah terbuka :
  • jarang dilakukan
  • hanya untuk batu ginjal yang berukuran sangat besar
  • cara : membuat sebuah sayatan pada permukaan kulit di punggung

Komplikasi

2 penyebab komplikasi nefrolitiasis :
  • batu ginjal
  • terapi batu ginjal
4 komplikasi akibat batu ginjal :
4 komplikasi akibat terapi batu ginjal :

Pencegahan

8 cara pencegahan nefrolitiasis :
  • minum banyak air putih : 8-10 gelas/hari; mencegah dehidrasi, mengencerkan urin sehingga zat-zat limbah yang disaring ginjal dari darah tidak mudah mengendap dan selalu lancar terbuang
  • batasi konsumsi makanan, minuman atau suplemen yang mengandung zat-zat penyebab batu ginjal seperti oksalat (bayam, kangkung, kembang kol, coklat, kacang-kacangan, ikan sarden, merica, teh hitam, ubi, buah anggur, asparagus), suplemen kalsium dan protein hewani
  • riwayat batu ginjal : minum allopurinol (mencegah batu asam urat), antibiotik (mencegah infeksi saluran kemih), diuretik (pada hiperkalsiuria), obat penurun kadar sistin (mencegah batu sistin)
  • diet rendah kalsium dengan mengurangi susu, telur dan lain-lain
  • banyak mengkonsumsi putih telur
  • mengurangi asupan daging
  • sering konsumsi buah semangka
  • perhatikan kesehatan gigi

Diagnosis Banding

  • nefrocalcinosis

UKDI

  • soal nomor 23

Referensi

  1. BPJS Kesehatan. Batu Ginjal. Jakarta. www.bpjs-kesehatan.go.id
  2. dr. Marianti. Batu Ginjal. www.alodokter.com. Akses 21 Januari 2018.
  3. Wikipedia. Batu Ginjal. id.m.wikipedia.org. Akses 29 Januari 2018.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR


loading...

A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 3/02/20