Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Asma Bronkial

Edisi 0.1
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Asma bronkial adalah penyakit sistem pernapasan berupa peradangan dan penyempitan saluran napas akibat hiperaktivitas terhadap suatu rangsangan.

Sinonim : asma, asma bronchial, asma bronkhial, asma bronkiale | Kompetensi : 04 | Laporan Penyakit : 1403 | ICD X : J.45

Gambar Asma Bronkial

Asma Bronkial


loading...

Penjelasan

?

Penyebab

Faktor Risiko


Penyakit Penyerta


  • SARS : tingkat kematian sekitar 10-14% terutama pasien dengan usia lebih dari 40 tahun dengan penyakit penyerta seperti asma.

Jenis

Berdasarkan keberlangsungan

Penatalaksanaan

Faktor pencetus serangan sedapat mungkin dihilangkan.
epinephrineGambar Epinephrine : dosis 1 : 1000 0,2-0,3 ml subkutan pada serangan ringan, dapat diulangi beberapa kali, interval 10-15 menit; anak 0,01 mg/kgBB, dapat diulang dengan memperhatikan tekanan darah, nadi & fungsi respirasi.
  • bronkodilator terpilih adalah teofilin 3 x 100-150 mg sehari pada orang dewasa dan 10-15 mg/kgBB sehari untuk anak.
  • pilihan lain : salbutamol 3 x 2-4 mg sehari untuk dewasa
  • efedrin 3 x 10-15 mg sehari dapat dipakai untuk menambah khasiat teofilin
prednisonGambar Prednison hanya dibutuhkan bila obat-obat diatas tidak menolong dan diberikan beberapa hari saja untuk mencegah status asmatikus dan pemberiannya tidak boleh terlambat.
Status asmatikus memerlukan oksigen, terapi parenteral dan perawatan intensif sehingga harus dirujuk dengan tindakan awal sebagai berikut :
  • pasien diinfus glukosa 5% dan aminofilin 5-6 mg/kgBB disuntikkan intravena perlahan bila penderita belum memperoleh teofilin oral
  • prednison 2 x 10-20 mg sehari untuk beberapa hari kemudian diturunkan dosisnya sehingga secepat mungkin dapat dihentikan
  • epinefrin

Diagnosis Banding

Difteri


difteriGambar Difteri : difteri bunyi ngorok yang khas (stridor) saat pasien menarik napas sedangkan asma bronkial bunyi ngorok saat pasien mengeluarkan napas yang disertai bunyi mengi.

Obat

Kontraindikasi

Referensi

  1. Departemen Kesehatan RI. 2007. Pedoman Pengobatan Dasar Di Puskesmas. Hal. 24-26.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR


loading...

A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 7/09/20