Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Hormon

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Hormon adalah bagian sistem endokrin berupa protein yang diproduksi dan disekresi oleh kelenjar dalam tubuh lalu didistribusikan melalui sistem peredaran darah ke bagian tubuh lainnya.

Sinonim : hormonal, hormone

Gambar Hormon

Hormon (nopakopriyanti.blogspot.com)



Penjelasan

Hormon diproduksi dan disekresi oleh kelenjar (seperti kelenjar hipofisis) dalam jumlah kecil dan dikendalikan oleh hipotalamus.
Hormon dalam tubuh tersusun dari kolesterol dan terdapat pada plasma darah dan cairan mani.

Jenis

Fisiologi

  • ginjal : menghasilkan hormon yang bisa menyerap mineral penting dan berperan dalam pengaturan tekanan darah (renin), sel darah merah (eritropoietin) dan asam dalam tubuh.
  • usus halus : pada penampang melintang vili dilapisi oleh epitel dan kripta yang menghasilkan bermacam-macam hormon jaringan dan enzim yang memegang peranan aktif dalam pencernaan.

Fungsi Hormon


Kinerja ototGambar Otot (sistem otot) yang menggerakkan organ tubuh akan dipengaruhi hormon (sistem endokrin), dipercepat saraf simpatik dan dikendalikan saraf kranial (sistem saraf) sehingga berbagai aktivitas seperti berjalan, berbicara, bernapas, makan dan minum dapat dilakukan manusia.

Patofisiologi

Hormon tertentu (hormon pertumbuhanGambar Hormon Pertumbuhan, hormon kelamin dan hormon tiroid) mempengaruhi suhu tubuh karena hormon-hormon tersebut meningkatkan kecepatan metabolisme basal (hormon pertumbuhan 15-20%, hormon kelamin 10-15% dan hormon tiroid 50-100%).
  • ganja : penurunan produksi hormon dapat disebabkan efek jangka panjang penggunaan ganja

Contoh

Komplikasi

  • hipertensi sekunder : kelainan hormon tertentu dapat menyebabkan hipertensi sekunder
  • batu kalsium : peningkatan produksi hormon pengatur jumlah kalsium dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya batu kalsium
  • menopause : perubahan kadar hormon tertentu berkaitan dengan menopause
  • ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan amenorea, menoragia dan oligomenorea

Penyakit

Istilah

Referensi

  1. Dr. Med. Ahmad Ramali, K. St. Pamoentjak dan dr. Hendra T. Laksman. 1994. Kamus Kedokteran : Arti dan Keterangan Istilah. Cet. 19. Jakarta : Djambatan. Hal. 133.
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline Versi 1.5

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 31/07/21