Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Pembuluh Darah

Edisi 0.2
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Pembuluh darah adalah bagian sistem peredaran darah berupa saluran dan jaringan lunak yang membawa darah (sel darah) dan zat lainnya dari jantung ke seluruh tubuh atau sebaliknya.

Sinonim : vaskular, vaskularisasi, vaskuler

Gambar Pembuluh Darah

Pembuluh Darah



Penjelasan

Pembuluh darah berupa saluran dimana dindingnya dibentuk oleh otot polos dan dipersarafi oleh sistem saraf simpatik.
Pembuluh darah berupa saluran yang juga berhubungan dengan pembuluh limfe dimana pembuluh darah membawa plasma darah sedangkan pembuluh limfe mengalirkan limfe yang berasal dari plasma darah.
Pembuluh darah membawa darah (sel darah & plasma darah) dan zat lainnya melalui sirkulasi darah.

Ciri-Ciri

Fungsi

Jenis

Jenis Ruang Pembuluh Darah

Penyakit

Penyakit Pembuluh Darah


Penyakit Lain


lukaGambar Luka : luka dapat memutuskan pembuluh darah sehingga terjadi perdarahan; hebatnya perdarahan tergantung pada lokasi luka dan jenis pembuluh darah yang rusak; berkurangnya suplai pembuluh darah sebagai faktor lokal yang mempengaruhi penyembuhan luka.
strokeGambar Stroke : kadar kolesterol tinggi menyebabkan timbunan kolesterol yang akan memicu terbentuknya sumbatan di dalam pembuluh darah (arteriosklerosis) otak sehingga pasokan darah dan suplai oksigen ke suatu bagian otak berkurang selanjutnya kondisi ini dapat membuat sel otak rusak hingga berakibat stroke dan kematian.
vulnus contussum (kontusio)Gambar Kontusio : pecahnya pembuluh darah di bawah kulit karena benturan kuat akan menyebabkan perdarahan dan hematom setelah mengalami infiltrasi dan ekstravasasi cairan dari pembuluh darah masuk ke dalam jaringan (misalnya subkutan).

Tanda Penyakit


Obat

Obat Pembuluh Darah


Obat Lain


Istilah

primary surveyGambar Primary Survey : deteksi kondisi sirkulasi korban kemudian melakukan penilaian cepat lalu koreksi segera; menilai cepat kondisi sirkulasi dengan cara memperhatikan apakah oksigenasi di tingkat jaringan adekuat dan memeriksa tanda-tanda cedera kepala.

Referensi

  1. Dr. Med. Ahmad Ramali, K. St. Pamoentjak dan dr. Hendra T. Laksman. 1994. Kamus Kedokteran : Arti dan Keterangan Istilah. Cet. 19. Jakarta : Djambatan. Hal. 223.
  2. Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline Versi 1.5

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z


Update 14/01/21