Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Protein

Edisi 0.4
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Protein adalah jenis biomolekul, polipeptida alami, makromolekul, polimer dan gizi berupa kombinasi asam amino dalam tubuh baik intravaskuler maupun ekstravaskuler.
Sinonim : zat putih telur

Gambar Protein

Protein (labsmk.com)



Penjelasan

Protein berupa kombinasi asam amino dimana pepsin dalam lambung akan memecah zat putih telur menjadi asam amino (albumin dan pepton).
Protein dalam tubuh dibentuk dalam sel yang dikendalikan oleh nukleus melalui mRNA.
Protein intravaskuler dalam plasma darah lebih tinggi kadarnya daripada protein ekstravaskuler (termasuk protein jaringan interstisial dan protein limfe) yang akan kembali masuk ke dalam plasma darah.

Jenis

  • protein hewani
  • protein nabati
  • protein darah
  • protein S (spike protein)

Contoh

Sumber

  • daging
  • ikan
  • telur
  • susu
  • tumbuhan berbiji
  • suku polong-polongan
  • kentang

Biokimia

Struktur Kimia


Unsur Penyusun
  • karbon (C)
  • hidrogen (H)
  • oksigen (O)
  • nitrogen (N)
Molekul Penyusun

Fisiologi

  • protein darah : perubahan protein darah dari perubahan hematologi sebagai respon sistemik dari radang
  • protein S (spike protein) : protein antigen utama virus corona dalam menginfeksi spesies hostnya, penentu tropisnya & struktur utama penulisan gen.
  • lambung : pepsin memecah zat putih telur menjadi asam amino (albumin dan pepton).
  • usus halus : untuk pencernaan dan absorpsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein atau lemak.

Fungsi Protein


Patofisiologi

  • cairan serebrospinal : 15-45 mg/dl di daerah lumbal dan 5-15 mg/dl di daerah ventrikel
  • eksudat : > 3 gr/dl
  • transudat : < 3 gr/dl
  • protein plasma eksudat : > 0,5
  • protein plasma transudat : < 0,5
  • BBLR : [penyebab] kelahiran prematur, IUGR, bayi kembar, komplikasi kehamilan, usia ibu hamil <15 tahun, malnutrisi (asam folat, protein & karbohidrat), menggunakan napza / minum alkohol atau masalah emosi selama kehamilan.
  • nefrolitiasis : kurangi konsumsi protein hewani karena pemicu kambuhnya batu ginjal
  • trauma asam kuat : koagulasi protein akan menyebabkan luka korosif yang kering seperti kertas

Farmakologi

bakterisidGambar Bakterisid : hampir semua antibiotik bersifat bakterisid seperti antibiotik yang bekerja menghambat sintesis dinding sel kuman (misalnya penicillin, sefalosporin, vancomycin, teicoplanin, bacitracin), menghambat sintesis protein secara ireversibel (misalnya aminoglikosida) dan menghambat sintesis asam inti (misalnya kuinolon, rifampicin, nitrofurantoin, metronidazole).
  • prednison : mekanisme kerja prednison mempengaruhi sintesis protein dimana kortikosteroid bereaksi dengan reseptor protein yang spesifik dalam sitoplasma dan membentuk kompleks reseptor steroid.

Penyakit

Obat

Istilah

Referensi

  1. Yohanis Ngili. 2010. Biokimia Dasar. Bandung; Rekayasa Sains. Hal. 37-70.
  2. Yayan Sunarya. 2012. Kimia Dasar 2 : Berdasarkan Prinsip-Prinsip Kimia Terkini. Bandung; Yrama Widya. Hal. 554.
  3. Larry Gonick & Craig Criddle. 2006. Kartun Kimia. Jakarta; Kepustakaan Populer Gramedia. Hal. 238-239.
  4. Kementerian Kesehatan RI. Buku Kesehatan Peserta Didik. Hal. 20.

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 2/09/21