Google  Yahoo  MSN

Home Klinik Kedokteran

Anemia

Edisi 0.4
Oleh : dr. Asep Subarkah


Pengertian

Anemia adalah suatu tanda dan penyakit berupa berkurangnya jumlah hemoglobin (kurang 8 gr/dl), hematokrit atau sel darah merah karena perdarahan, defisiensi vitamin B12 & asam folat, kekurangan Fe, penguraian eritrosit atau keganasan.
Sinonim : kurang darah | Kompetensi : 04 | Laporan Penyakit : 0054 | ICD X : D.50

Gambar Anemia

Anemia (herbalitas.blogspot.com)



Penjelasan

?

Penyebab

Faktor etiologi


  • produksi darah tidak cukup
  • kehilangan darah berlebihan
  • perusakan darah berlebihan
  • gabungan ketiganya

Faktor Predisposisi


Anemia Pada Penyakit


Anemia Karena Obat


Jenis

Berdasarkan Penyebab


Berdasarkan Berat-Ringan


Berdasarkan Morfologis


  • anemia normositik normokrom
  • anemia makrositik normokrom
  • anemia mikrositik hipokrom

Patofisiologi

Diagnosis

Anamnesis


Pemeriksaan Fisik


Pemeriksaan Penunjang


  • pemeriksaan laboratorium
  • pemeriksaan tambahan

Pemeriksaan Laboratorium


  • screening test : kadar hemoglobin turun, indeks eritrosit (hematokrit turun), hapus darah tepi
  • CBC (Complete Blood Count) / Automatic Hematologic Analyzer : leukosit, retikulosit, eritrosit (eritrosit turun), trombosit, LED

Pemeriksaan Tambahan


Pemeriksaan

Pemeriksaan Anemia


Keadaan Umum


Tanda Vital


Pemeriksaan Fisik


1. kepala-leher :
  • anemia defisiensi besi : atrofi papil lidah, stomatitis angularis
  • anemia megaloblastik : glositis, gangguan neurologik (defisiensi vitamin B12)
  • anemia hemolitik : ikterus
2. toraks :
  • auskultasi paru : dyspnea
3. abdomen :
4. ekstremitas :

Penatalaksanaan

Terapi Umum


  • istirahat
  • diet
  • medikamentosa

Diet


  • disesuaikan dengan penyebabnya
  • serat
  • bila penyebab anemia tidak diketahui maka diberikan saja makanan bergizi dan mengandung cukup Fe (ekstrak hati)

Medikamentosa


vitamin B complexGambar Vitamin B Complex : riboflavin mencegah gejala sakit tenggorokan, keilosis, glossitis, dermatitis seborea di muka dan seluruh badan, mencegah gejala pada mata seperti lakrimasi, gatal-gatal dan rasa panas serta mencegah dan mengatasi anemia normositik normokrom.
  • vitamin B6 : mencegah & mengobati defisiensi vitamin B6 dan sebagai anti anemia defisiensi vitamin B6 seperti anemia mikrositik hipokrom dan anemia megaloblastik.
  • vitamin B12 : mencegah & mengobati defisiensi vitamin B12 dan sebagai anti anemia defisiensi vitamin B12 seperti anemia pernisiosa dan anemia megaloblastik.
  • ferro sulfat 3 x 1 tablet
  • letargi karena anemia : obat penambah darah
  • anemia berat dan akut atau hemoglobin rendah (< 7 gr%) sebaiknya diberi transfusi darah
  • BAB berdarah : tujuan pengobatan untuk mengatasi kekurangan darah atau anemia, menghentikan perdarahan dan mencegah perdarahan kembali terjadi.

Komplikasi

Prognosis

Diagnosis Banding

Penyakit

Referensi

  1. Prof. DR. Dr. A. Halim Mubin, SpPD, MSc, KPTI. 2008. Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam : Diagnosis dan Terapi. Edisi 2. Jakarta : EGC. Hal. 521-522.
  2. Departemen Kesehatan RI. 2007. Pedoman Pengobatan Dasar Di Puskesmas. Hal. 14-15.
  3. Adinda Devi Martina. Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Status Nutrisi dengan Kejadian Anemia pada Pasien Tuberkulosis. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. 2012.
  4. Dwi Yuda Herdanto, Surendra Prabhawa. 2009. 20 Penyakit Umum di Indonesia. www.yudaherdanto.com. Hal. ?

ARTIKEL TERBARU



ARTIKEL FAVORIT



SPONSOR



A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

Update 16/09/21